Sering Kecewa Karena Belanja Online? Ini Dia 5 Tipsnya!

Belanja Online

Akhir-akhir ini, belanja online sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Banyak faktor yang membuatnya begitu. Beberapa faktor tersebut yaitu lebih praktis, cepat, dan menyenangkan dari segi pilihan barang dan singkatnya waktu.

Apalagi saat masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Belanja dengan cara ini merupakan pilihan yang lebih aman bila dibandingkan dengan belanja secara langsung. Kita nggak perlu keluar rumah dan meminimalkan interaksi dengan orang lain. Benar-benar bisa menerapkan aturan phisycal distancing kan?

Namun, benarkah belanja dalam jaringan sepenuhnya aman bagi konsumen yang rutin menggunakannya?

Belum tentu. Ternyata banyak kok dari para konsumen yang mengaku kecewa saat berbelanja seperti ini. Belum lagi jika kena kasus penipuan. Maksudnya sudah mengirim uang eh ternyata barang yang dipesan nggak datang. Kan rugi bandar. Hehehe….

7 Tips Belanja Online yang Harus Kita Perhatikan

Kekecewaan para konsumen tersebut beragam. Beberapa terkait dengan kualitas produk yang dibeli, perbandingan harga, cara pembayaran, hingga yang paling parah adalah merasa tertipu dengan produk yang datang ternyata nggak sesuai harapan. Maunya baju warna pink, yang datang malah kaos warna hijau. Atau bisa jadi, kita membeli barang apa begitu sampai malah barang yang berbeda. Kan nggak asyik ya.

Nah, agar nggak merasa tertipu lagi ada hal yang harus kita perhatikan saat belanja dalam jaringan. Simak 7 tips belanja online berikut ini ya:

Tips Belanja Online
Sumber : pixabay.com

1. Memilih Marketplace dibandingkan Media Sosial

Tips pertama dalam belanja online adalah memilih marketplace terpercaya dalam melakukan transaksi jual beli. Marketplace terpercaya seperti Shopee, Tokopedia, JD.ID, Lazada, dan lainnya lebih aman dalam melakukan transaksi jual beli daripada memilih toko di media social seperti facebook, instagram, atau platform social media lainnya. Mengapa begitu?

Marketplace selalu menyeleksi toko yang menjadi mitranya. Selain itu, jika kita mengajukan klaim akan produk yang nggak sesuai, sistem admin marketplace akan membantu untuk memroses klaim tersebut.

2. Pastikan Rating Toko Saat akan Belanja Online

Tips berikutnya setelah memilih marketplace adalah memilih toko berating tinggi di marketplace tersebut. Pilihlah toko berating tinggi yang biasanya kita kenal dengan star seller atau istilah lain yang menandakan bahwa toko tersebut dapat dipercaya.

Selain itu, membaca kolom komentar pada toko tersebut juga perlu dilakukan agar kita mendapatkan gambaran akan produk yang mereka jual beserta kualitasnya. Semakin banyak komentar positif, maka semakin terpercaya toko tersebut. Bukan begitu?

3. Memeriksa dengan Cermat Foto Produk Saat Belanja Online

Periksalah foto produk dengan cermat sebelum anda memutuskan membeli produk tersebut. Seringkali konsumen kecewa ketika akhirnya mendapati bahwa produk yang kita pesan nggak sesuai dengan foto yang ditampilkan.

Tanyakan kepada penjual apakah foto tersebut mendekati aslinya. Misalnya, jika kita membeli produk fashion, tanyakan kepada penjual apakah warnanya nggak jauh berbeda dengan foto. Kalau pun berbeda, seberapakah perbedaannya.

Cara lainnya adalah dengan mengecek foto dan video yang konsumen lain kirimkan pada kolom komentar. Dengan begini kita dapat meminimalisir kekecewaan akibat produk yang nggak sesuai harapan.

4. Melakukan Transaksi Pembayaran dengan Aman

Salah satu keuntungan menggunakan platform marketplace bagi konsumen adalah transaksi pembayarannya aman. Kita dapat membayar dengan menggunakan uang elektronik yang tersedia pada marketplace tanpa keharusan mengonfirmasi pembayaran kepada penjual secara langsung. Hal ini karena pihak marketplace lah yang bertanggung jawab dalam memberikan konfirmasi pembayaran tersebut kepada penjual.

Selain itu, jika kita melakukan pembayaran lewat kartu debit atau kredit, pastikan alamat situs berubah dari http:// menjadi https://. Hal tersebut sebagai indikasi bahwa sistem pembayarannya sudah aman.

5. Merekam Saat Unboxing Produk yang sudah Dibeli secara Online

Setelah menyelesaikan pembayaran, maka produk yang akan segera tiba di rumah. Nah, jangan terburu-buru langsung membuka paket begitu kita menerimanya ya.

Sebaiknya kita menyiapkan handphone untuk merekam video saat unboxing produk yang terbeli. Hal ini bertujuan agar kita mudah melakukan klaim saat ternyata produknya rusak atau nggak sesuai dengan yang kita pesan. Penjual akan melihat bukti dari video yang kita kirimkan.

Nah, itulah lima tips belanja online agar nggak mengecewakan. Kita dapat melakukan kelima langkah tersebut saat belanja dalam jaringan.

Selain kelima tips tersebut, kita biasanya agak ribet mengenai pengiriman barangnya. Keuntungan berbelanja di marketplace adalah kita nggak perlu pusing mau pake jasa pengiriman murah yang mana. Karena tim mereka telah mengaturnya dengan baik. Hanya saja, kita perlu memastikan apakah mereka menggunakan jasa logistik murah yang biasa kita gunakan atau nggak.

Selamat berbelanja!

57 Comments

  1. Yes exactly, ini yang biasanya juga saya lakukan. Saya lebih memilih e-commerce ketimbang medsos yang tingkat keamanannya sangat rendah dan sangat rentan terjadi penipuan.

    Saya paling suka bayar pakai transfer (cashless), nggak pake ribet. Kalo COD nggak tertarik untuk saat ini. Apalagi kartu kredit.

    Untuk unboxing, saya belum pernah sih, tapi tips ini sangat dianjurkan ya.

    Makasih banyak ya tips kerennya Mba Yuni…

    1. Kalau masalah unboxing sih bebas, Kak. Cuma lebih baik kalau ada videonya. Jadi, saat ada hal yang nggak diinginkan dan kitanya berencana komplain, kita punya bukti yang akurat. Meski begitu, kadang kala, ada saja yang menerima komplain hanya dari foto kok. Semoga bermanfaat…

  2. Setuju banget, Mbak dengan lima hal yang disebutkan. Apalagi yang pilihan toko dan pembayarannya. Mesti jeli banget. Dan enaknya memang beli di marketplace terpercaya.

    1. Kita memiliki pandangan yang sama berarti. Sebenarnya boleh saja memilih toko online dari media sosial. Asal kita sudah memahami benar kredibel dari toko tersebut. Jadi, kitanya juga merasa yakin kalau mau beli di sana….

  3. Sama nih ak tetep mendahulukan marketplace ketimbang harus beli di sosmed ada jaminan or minimal support system klo misal transaksi g sesuai or ada masalah terkait barang yang kita beli

    1. Tos dong berarti kita, Kak. Marketplace is the best dah kalau memang harus belanja online. Tapi misalkan sesekali belanja ke toko online milik teman juga nggak papa lho. Asal tokonya udah kredibel dan terpercaya. Cemiau…

  4. Ah iya nih, ngevideoin alias unboxing ini emang perlu bgt ya untuk pengajuan klaim gitu. Aku suka kelewat aja bagian unboxing ini. Agak susah karena buka paket usah pake dua tangan. Hehe

  5. Aku juga kalo belanja online pasti liat2 dulu reviewnya, terus liat2 dulu foto2 reviewnya. Karena kan kadang produk yang didisplay apakah sama dengan yang dateng realnya. Apalagi untuk sesuatu yang dipakai tuh kayak warna aja aku sampe bener2 nyari2 tau dulu wkwkwk.

    Terus sekarang emang diwajibkan unboxing sih. Beberapa olshop yang pernah aku beli juga ada sistem itu apalagi jika untuk pengajuan barang yang gak sesuai. Aku pernah tuh dua kali barang datang gak sesuai, tapi karena punya bukti videonya jadi lebih cepat dan ditangani dengan baik juga.

  6. saya juga lebih suka beli di marketplace ketimbang di medsos karena rasanya lebih terjamin, mudah ditracking juga, urusan pembayaran juga banyak pilihan jadi lebih bagus aja sih.
    saya juga sudah terapkan poin-poin ini lho ketika online shopping, eitss kecuali yang terakhir deng, jarang banget unboxing padahal ini juga penting sih ya apalagi kalau gak diminta-minta terjadi sesuatu terhadap barangnya.

  7. Sudah lama aku pelanggan setia online mbak, benar sekali untuk kenyamanan dan keamanan mending belanja melalui marketplace aja kalau dari medsos biasanya kurang yakin saya sama komitmen pemiliknya

    1. Hooh. Kalau sudah di marketplace mah komplainnya mudah. Malah dana bisa ditahan sama marketplace kan kalau kita bikin pengaduan. Jadi, sellernya juga berhati-hati….

  8. Ongkos kirim ini kadang yang bikin belanja online terkendala. Ongkir yang mahal bkin kita malas belanja online.

    Semoga dengan banyaknya jasa logistik murah bikin jasa pengiriman makin terjangkau. Syukur kalau ada free ongkir atau minimal ongkir yang lebih murah lah ya.

  9. Beli online harus pintar-pintar memilih toko mbak soalnya kadang tidak real pic. Semoga penjualnya memberikan informasi yang apa adanya yang sesuai dengan produk mereka punya.

  10. Kalau daku lebih cenderung belanja online via marketplace, karena bisa baca testimoni yang sudah beli serta biasanya mereka juga bakal melengkapi dengan foto dan video. Jadi lebih menenangkan sih, ketimbang belanja via medsos

  11. Sekarang banyak yang salah kaprah. Mau belanja aman, pilih metode pembayarannya COD. Begitu ada kendala sama paket atau barang tidak sesuai, langsung ngedamprat kurir. Akhirnya malah jadi viral dan masuk hotel prodeo.

    1. Padahal kurir enggak tahu apa-apa. Dia hanya menawarkan jasa pengantaran saja bukannya bertanggung jawab sama barangnya. Pantas sih kalau kemudian viral dan masuk hotel prodeo. Hhehe

  12. Kejelasan foto produk emang sering banget bikin kecewa saat belanja online. Di media promosinya bagus banget eh pas barangnya dateng ternyata beda. Lebih memilih marketplace ketimbang medsos yaa

    1. Maka dari itu, sebaiknya kita memang bawel di awal. Tanyakan saja apa yang kita ingin ketahui. Biar nggak kecewa nantinya. Hehehehe

  13. Tips-nya penting banget buat penghobi belanja online seperti saya, sekaligus pelaku bisnis online. Sementara ini saya pribadi memang belum berani bergerak melalui marketplace karena keterbatasan stok barang, jadi masih mengandalkan kepercayaan di media sosial. Next time harus berani melangkah ke MP agar pembeli juga lebih nyaman dan tenang.

    1. Biasanya yang mau membeli melalui media sosial hanya orang-orang yang pernah mengenal kita. Atau seseorang yang pernah belanja ke kita sebelumnya. Maka, membangun trust bagi setiap penjual online di medsos juga sangat penting, Mbak Damar. Semangat, Mbak…

  14. Kalau belanja online saya biasanya beli di marketplace dari official store/power merchant/star. Beberapa kali kecewa sih, kek terakhir beli mainan buat anak. Dikomplain nggak ada respon tapi nggak tega juga mau kasih rating jelek.

    1. Nah lho, sebenarnya kita bisa menahan dana agar nggak segera ditransfer ke penjual lho, Kak. Jadi, mau nggak mau penjual harus merespon kita kan kalau sudah begitu. Hehehehe

  15. Aku kapok deh belanja online lewat IG memang ngenes banget kalau udah ketipu sekali. Semoga yang nipu tobat deh. Betul nih baiknya memang lewat ecomerce aja

    1. Kalau pun lewat sosmed, biasanya aku pilih yang udah kenal aja, Kak. Jadi kalau pun ketipu ya paling nggak aku kenal orang yang menipuku. Meskipun aku nggak akan melakukan apa pun padanya. Hehehehe

  16. Belanja online memang asyik dan menawarkan beberapa kelebihan daripada belanja offline namun kita tetap harus waspada agar jangan sampai kena zonk. Saya sendiri kalau belanja online sudah menerapkan hampir semua point di atas, so far Alhamdulillah nggak pernah ketipu.

  17. Penggemar online mesti baca nih biar kegiatan belanja online-nya tak bikin kecewa. Klo menurutku, kunci dari belanja online itu tepat memilih seller, platform belanja, dan mesti benar juga dalam memilih jasa pengiriman. Jangan asal ambil jasa pengiriman murah euy, lihat track recordnya juga

    1. Nah, betul sekali. Urusan jasa pengiriman memang nggak main-main. Mudahnya, kita bisa pilih yang punya kantor cabang dekat dengan rumah kita juga ya, Kak. Biar enak kalau misalkan mau krosceknya. Deket. Hehehehe

  18. Suami sering banget sebelum belanja onlinemeneliti banyak hal yang kadang aku gemesh…. Lama banget siih…
    Tapi ternyata memang begitu langkah-langkahnya, agar tidak terkena penipuan yaa…

  19. Sebelum memasukkan ke dalam keraanjang, saya biasanya melihat review pembelian barang yang akan saya pilih itu. Saya selalu melihat video unboxing barang tersebut. Setelah melakukan hal ini saya biasanya tidak pernah kecewa terhadap barang yang saya beli online

  20. Bener banget kak. Aq sering kemakan iklan di Instagram. Tapi begitu wa aku minta link marketplace nya biar aman pesan e-commerce aja. Kalau ternyata toko dan produk di e-commerce nya mencurigakan, atau ga star atau bintang nya dikit ya ga jadi beli

    1. Nah, kalau yang masalah begini mending cari yang udah kenal sama sellernya. Jadi, kita bisa bantu sekalian ngasih bintang kalau ternyata barangnya bagus. Hehehee

  21. merekam saat unboxing ini yang tidak pernah saya lakukan tapi so far aman sih setiap kali belanja dulu pernah sekali banget mengecewakan dan memang belinya bukan dari marketplace

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *