Halo, Teman Journaling-nya Aku! Aku akuin sih kadang kulitku emang terasa capek banget.
Bukan karena aku kurang tidur atau stres ya, tapi karena meskipun aku sudah rajin skincare-an, hasilnya tetap terasa biasa saja. Nggak ada sesuatu yang berubah di kulitku.
Rasanya tuh kulit kayak tertutup lapisan tipis yang bikin skincare susah bekerja maksimal. Atau malah kandungan dari skincare-nya kayak nggak sampai ke kulit gitu.
Sampai kemudian, aku menyadari satu hal sederhana yang sempat kuabaikan. Coba kalian tebak apaan?
Iyes. Eksfoliasi.
Ternyata, ini tuh langkah kecil yang bisa bikin kulit, dan diriku sendiri, terasa lebih hidup. Memang apa saja sih manfaat eksfoliasi? Yuk kita bahas bersama!
Kenali Manfaat Eksfoliasi untuk Kulit yang Lebih Bahagia
Bagiku, eksfoliasi tuh bukan cuma soal membersihkan kulit. Ia semacam cara lembut untuk membuatnya bisa bernapas kembali, setelah seharian sesak menanggung debu, polusi, dan makeup.
Habis rajin eksfoliasi, aku mulai sadar bahwa kulit yang bersih dari sisa-sisa kulit mati itu nggak hanya terlihat lebih cerah, tapi juga membuat produk skincare-ku bekerja jauh lebih efektif.
Kalau kalian pernah merasa skincare-nya “nggak mempan”, mungkin kulit kalian cuma butuh sedikit ruang untuk bernapas lagi. Jadi, jangan lagi mikir karena skincare-nya nggak cocok ya.
Lagian, selain bikin skincare lebih menyerap sempurna, eksfoliasi untuk menghilangkan flek hitam juga membantu banget.
Lapisan kulit mati yang menumpuk sering kali bikin noda bekas jerawat atau flek terlihat lebih jelas. Dengan eksfoliasi lembut, warnanya bisa perlahan memudar.
Ingat ya, Teman Journaling-nya Aku! Hasilnya emang nggak instan, tapi nyata. Coba deh kenali manfaat eksfoliasi lainnya!
1. Eksfoliasi Membantu Skincare Bekerja Lebih Maksimal

Seperti yang kubilang tadi. Ada semacam lapisan tipis di kulit yang bikin kandungan skincare nggak benar-benar sampai kulit dan bekerja secara optimal.
Lapisan tipis ini namanya sel kulit mati. Kalian tahulah. Kulit juga jaringan yang punya jutaan sel yang ada periode masanya. Saat mati, banyak yang nggak luruh dan malah menumpuk di lapisan teratas kulit.
Di sinilah peran eksfoliasi. Ibaratnya, proses ini yang akan membuka pintu bagi skincare yang kalian gunakan. Setelah sel kulit mati terangkat, serum dan moisturizer bisa menembus kulit lebih dalam.
Sudah lama aku berpikir, bukan produk skincare-ku yang salah, tapi emang kulitku yang belum siap menerima. Percayalah! Yang kita butuhkan bukan tambahan produk, tapi “pembersihan” dari sisi kulitnya dulu
2. Eksfoliasi Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit
Asal kalian tahu ya, kulit kusam itu bukan cuma perkara kurang tidur! Terus, perkara apa dong?
Tumpukan sel kulit mati juga bikin wajah kehilangan sinarnya.
Buktinya, habis rutin eksfoliasi, aku merasa ada perubahan kecil yang menyenangkan. Iya lho. Kulitku jadi tampak lebih segar, lebih rata, dan makeup pun terasa lebih menyatu gitu.
Seneng deh aku.
3. Eksfoliasi Menghaluskan Tekstur Kulit
Beneran deh. Punya kulit wajah yang bertekstur tuh nggak enak banget. Mau pake dempul kayak gimana pun, berharap makeup terlihat flawless pun percuma.
Ceritanya jadi beda, pas aku sudah rutin eksfoliasi lho, Teman Journaling-ku!
Ada hari-hari di mana aku iseng menyentuh pipi sendiri dan sentuhan itu bikin aku tersenyum kecil. Aku merasa kulit terasa lembut, nggak lagi kasar kayak dulu.
Terus aku pun sadar kalau eksfoliasi rutin membantu banget untuk hal ini. Rasanya seperti kulit baru yang bangun dari tidur panjang, bikin aku siap menatap hari dengan percaya diri.
4. Eksfoliasi Membantuku Mengatasi Jerawat dan Komedo

Dulu aku sering takut eksfoliasi pas lagi jerawatan lho. Kok bisa? Mungkin kalian juga pernah bertanya-tanya, apakah boleh eksfoliasi saat berjerawat?
Kalau aku boleh jawab, maka jawabannya boleh saja kok. Cuma memang ada catatannya. Yaitu, asal kalian melakukannya dengan lembut dan hati-hati.
Gunakan bahan eksfoliasi yang ringan kayak asam laktat atau PHA. Dengan begitu, pori-pori tetap bersih tanpa membuat kulit semakin iritasi.
Aku sendiri merasa eksfoliasi justru membantu jerawat lebih cepat reda karena kotoran dan minyak nggak sempat menumpuk sih.
5. Eksfoliasi Mendukung Regenerasi Kulit
Ada sesuatu yang sangat simbolik dari proses eksfoliasi ini. Tahu nggak apaan yang kumaksud?
Jadi gini, setiap kali aku melakukan eksfoliasi tuh rasanya kayak lagi belajar melepaskan hal-hal lama, baik di kulit maupun di hati. Gimana ya cara menjelaskannya?
Pokoknya, eksfoliasi tuh membantu sel-sel kulit baru tumbuh lebih cepat, dan setiap kali itu terjadi, aku merasa seperti diberi kesempatan untuk mulai lagi.
Waktu Eksfoliasi Terbaik dan Tips agar Jadi Ritual Self-Care

Meskipun manfaat eksfoliasi tuh bagus untuk kulit, tapi kalian tetap nggak boleh sering melakukannya ya!
Kalau yang biasa kutonton dari video-videonya para beauty influencer, mereka menyarankan untuk waktu eksfoliasi minimal seminggu sekali atau kalau sudah terbiasa intensitasnya bisa naik sampai dua kali seminggu.
Intensitas segitu juga cukup untuk membuat kulit tetap segar tanpa kehilangan kelembapannya.
Nggak boleh lebih ya. Soalnya, kulit punya rentang waktu sendiri untuk proses regenerasinya. Dalam artian, mereka nggak harus mati setiap hari gitu deh.
Lagian, eksfoliasi bukan kegiatan yang harus terburu-buru.
Aku suka melakukannya di malam hari, saat suasana tenang, setelah semua pekerjaan selesai.
Mau tahu nggak, apa saja tips eksfoliasi yang kulakukan biar jadi rutinitas skincare yang menyenangkan?
- Ciptakan suasana yang nyaman. Putar musik lembut, pencahayaan hangat, dan aroma sabun favorit kalian.
- Lakukan dengan lembut, jangan tergesa-gesa! Fokus saja pada sensasi ringan saat kulit “melepaskan” sesuatu yang sudah nggak dibutuhkan.
- Setelahnya, aku selalu lanjut dengan hydrating toner dan
- Keesokan harinya nggak lupa aku pakai sunscreen. Soalnya, kulit yang baru dieksfoliasi tuh butuh perlindungan ekstra.
Kadang aku berpikir, eksfoliasi ini semacam pengingat kecil bahwa kita pun, seperti kulit, butuh waktu untuk membersihkan diri dari hal-hal yang menumpuk, entah dari stres, kecewa, sampai hal-hal yang nggak lagi perlu kita simpan.
Kulit, Sama Seperti Kita, Butuh Waktu untuk Pulih
Teman Journaling-nya Aku, kalau kalian merasa kulit sedang nggak dalam kondisi terbaik, jangan buru-buru kecewa! Kadang, ia cuma butuh ruang untuk bernapas dan waktu untuk pulih.
Makanya, setiap kali aku mengeksfoliasi kulitku, aku merasa seperti sedang berbincang dengan diriku sendiri. Melepaskan yang lama dan memberi ruang untuk yang baru.
Dan mungkin, itu juga cara sederhana untuk bilang pada diri sendiri, “Aku pantas merasa segar kembali.”
Asyik….
Note: Semua gambar dalam artikel ini dibuat dengan menggunakan AI Google Studio
Ah iyaa. Selain rajin maskeran dan skincarean juga kudu ingat eksfoliasi kulit ya. Kalau untuk oily skin bagusnya seminggu berapa kali? Ada rekomendasi merek face scrub kah Mbak?