Takut pada Pernikahan

5 Alasan Seorang Takut Menikah, Mungkin Kamu Mengalaminya?

Journal Yuni – Saat ini, menikah adalah hal yang paling kuimpikan. Usiaku sudah cukup. Bahkan mungkin bagi sebagian orang di desaku sudah terlalu matang. Sayangnya, aku belum bertemu dengan jodoh.

Beberapa kali mencoba untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Tapi belum berhasil. Entah karena jarak yang terlalu membentang jauh. Atau karena kami merasa nggak cocok satu sama lain.

Nggak masalah. Pernikahan akan tetap menjadi impianku. Berharap semoga Tuhan berkenan mengirimkan jodohku segera.

Beberapa Alasan Seorang Takut Menikah

Sementara itu, ada beberapa orang yang malah nggak ingin menikah lho. Kepikiran pun nggak. Mereka seolah merasa takut akan komitmen pada sebuah pernikahan.

Tentu bukan tanpa sebab mereka merasa begitu. Seenggaknya ada lima alasan seorang takut menikah, sebagai berikut:

1. Trauma

Alasan terbesar seorang takut pada pernikahan adalah rasa trauma. Banyak hal yang bisa menjadi pemicunya. Bisa jadi karena kegagalan pernikahan orang tua atau kisah perpisahan dengan pasangan yang sangat tragis.

Selain itu, luka pengasuhan atau inner child juga bisa menjadi pemicu yang nggak kita sadari. Misal, kita terlalu sering menemukan kedua orang tua bertengkar hebat, mendapati ayah yang ringan tangan dan lain sebagainya.

Bagaimana Mengenal Inner Child?

Pengalaman pahit tersebut menimbulkan ketakutan yang berlebihan. Sehingga kita merasa nggak ingin mengalami hal yang sama. Dengan mudahnya kita berpikir bahwa lebih baik nggak menikah saja.

Nggak ada yang bisa memprediksi sampai kapan kita bisa lepas dari rasa trauma. Karena hal ini tergantung bagaimana kita menyikapi rasa trauma yang ada. Kalau perlu. Nggak ada salahnya kok seandainya kita meminta bantuan para ahli.

2. Terlalu Nyaman Sendiri dan Merasa Nggak Butuh Pasangan

Beberapa orang sudah merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Merasa sudah bisa mendapatkan dan mencapai banyak hal membuat mereka merasa nggak membutuhkan pasangan.

Malahan, ada kalanya pasangan dianggap sebagai orang baru yang malah bisa mengacaukan rutinitas. Bukan hanya itu saja. Urusan rumah tangga pun bisa menjadi pengganggu ritme keseharian.

Bagi mereka, ketakutan pada pernikahan lebih pada perubahan rutinitas harian. Padahal, sebenarnya nggak masalah lho hidup bersama orang baru.

Tapi, kita harus bisa memutuskan dengan tepat siapa yang akan hidup bersama kita sebagai pasangan. Selain itu, jadilah pasangan yang baik kelak.

3. Urusan Karir dan Keuangan Bikin Takut Menikah

 

Alasan Seorang Takut Menikah
Credit to www.pexels.com/id-id/@cottonbro

 

Jaman sekarang, karir adalah hal yang bagus bagi kehidupan seseorang. Kadang, seorang merasa takut menikah karena merasa khawatir karirnya nggak bisa berkembang sesuai keinginannya.

Selain itu, urusan keuangan menjadi urusan yang paling utama. Biasanya kita akan berpikir bahwa menghidupi diri sendiri saja sudah susah. Bagaimana kita akan memenuhi kebutuhan orang lain?

Poin ini adalah alasan seorang takut menikah paling sensitif. Tapi nyatanya, kita selalu bisa mencari jalan keluar untuk setiap permasalahan kan?

Pertama-tama, kita harus terbuka pada pasangan mengenai bagaimana keadaan kita yang sebenarnya. Nggak perlu menutup-nutupi. Dengan begitu, kita akan lebih mudah menjalani kehidupan sebagai pasangan di kemudian hari.

4. Faktor Lingkungan

Terkadang, kita bisa sangat terpengaruh oleh lingkungan. Dengan banyaknya cerita pelakor yang mampu merusak rumah tangga yang bahagia. Membuat kita berpikir untuk nggak ingin merasakan sakit yang sama.

Oleh karena itu, kita mungkin akan sangat selektif dalam memilih. Bahkan kita cenderung merasa takut dan khawatir tentang menikah.

5. Terjebak Masa Lalu Menjadi Alasan Seorang Takut Menikah

Alasan seorang takut menikah yang lain adalah karena terjebak masa lalu. Maksudnya, mungkin kita memiliki seorang yang sangat kita cinta. Karena satu dan lain hal, kita berpisah.

Sayangnya, kita masih terlalu cinta. Sehingga, kita merasa enggan melepas bayangan keindahan masa lalu. Lantas, kita merasa sulit untuk menemukan pasangan yang cocok.

Jadi, ingat perbincangan eyang Habibie dengan mbak Nana. Kata eyang, mantan itu bukan jodoh.

Jadi, ayolah! Jangan terjebak dengan masa lalu dan menikahlah saat bertemu dengan seseorang yang tepat. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.